Category Archives: Inspirasi Diri

9 Bulan 21 Hari

Ada beberapa tanggal cantik di bulan November 2011, misal tanggal 11/11/11 atau 20/11/2011. Pada tanggal itu banyak orang merayakan acaranya, sengaja dibuat spesial, biar mudah diingat juga sih. Pada tanggal itu banyak pasangan yang menikah, banyak bayi lahir (kelahirannya dipercepat dengan operasi caesar), banyak cowo yg nembak kecengannya (kalau diterima bagus, tapi kalau di tolak?! ya gapapa juga sih.. setidaknya sudah mencoba.. hehe)

Buat Blog mister Ade, setidaknya ada 2 tanggal di bulan November ini yang juga spesial, yaitu tanggal 06/11/11 ialah tanggal 9 bulan kelahirannya dan tanggal 21/11/11 ialah 9 bulan 21 hari lahiran. Tanggal 21/11/11 spesial karena ibarat ibu hamil yang bahagia melahirkan bayinya pada waktu 9 bulan 21 hari, Mister Ade juga bahagia merayakannya dengan ingin memberi hadiah untuk para pembacanya dengan suatu bingkisan sebanyak 9 buah (9 karena ini juga angka favorit saya).

Bingkisannya berupa CD Ebook kompilasi Artikel favorit Mister Ade. Moga2 membawa inspirasi dan dapat bermanfaat. CD Ebook tersebut akan diberikan untuk 9 komentar pertama pada tulisan ini. Kemudian nanti akan di Japri melalui email.

Lucu bgt gemesin..

Selesaikan Sampai Selesai (S3)

Tanpa sadar kita sering menunda pekerjaan/tugas terutama pada hal yang kita tidak kita suka. kita menunda menjawab sms yang masuk, menunda makan, menunda tidur, menunda menelefon seseorang yang disayangi karena kesibukan pekerjaan, menunda pekerjaan karena terlalu asik bergaul, menunda dan lain-lain. Kenapa selalu menunda padahal setiap porsi pekerjaan/ tugas itu sama pentingnya sama seperti kita berhubungan dengan setiap orang yang semua adalah sama penting.

Kenapa sering menunda? Kita menunda hal tersebut bisa dipengaruhi banyak faktor, antara lain faktor kemalasan, teralihkan pada hal lain, capai, lelah, bosan, dll. Ketika kita membiasakan menunda hal-hal yang penting maka itu akan menjadi kebiasaan buruk yang mungkin sering kita ulangi dan tidak disadari.

Orang-orang pun mengacuhkan hal tersebut sampai akhirnya alam semesta yang bertindak seakan menampar orang-orang yang suka menunda pekerjaan. Beberapa hal akan terjadi misalnya karena suka menunda pekerjaan maka pekerjaan tersebut akan menumpuk dan menjadi beban berlipat.

Sebuah pepatah lama mengatakan:

The longer you wait, The worse it gets

“Jangan Tunda Sampai Esok Apa Yang Dapat Dikerjakan Hari Ini”

Saya kira pepatah itu benar-benar sesuai dengan cerita diatas, itu menjadi solusi yang sangat tepat. Saya sendiri pada waktu kemarin punya pengalaman suka menunda pekerjaan dan akhirnya tanggung jawab itu menumpuk dan saya tidak bisa menyelesaikannya pada waktunya. Hanya penyesalan pada akhirnya, namun tidak boleh larut dalam kemurungan lama2. Sekarang harus berubah, sekarang waktunya menyelesaikan satu demi satu pekerjaan kemarin yang belum selesai, sambil menentukan visi, mencapai asa dan harapan di depan yang luas.

Langkahnya dgn membuat: To Do List

Yuk, jangan tunda pekerjaan yang bisa diselesaikan saat ini, selesaikanlah sampai selesai.

Mengukur Capaian Visi

Merumuskan visi ialah mudah, tapi untuk mewujudkannya bukan perkara gampang.

Suatu visi yang baik ialah yang melewati batas keinginan namum masih dapat digapai.
setiap orang punya visi yang berbeda-beda, belum tentu ukuran capaian visi kita sama dengan capaian visi orang lain. Output visi boleh sama, misalnya sama-sama lulus ujian. Namun, yang membedakannya ialah ukuran capaian visi. Seberapa jauh kita berkorban (merelakan waktu, pikiran, dan tenaga kita) untuk mencapai visi tersebut, atau dalam kata lain seberapa dalam kita terhadap visi itu.

Seorang visioner tentunya harus dapat mengukur capaian visinya, misalnya diukur dalam ukuran waktu. Ukuran capaian visi sebaiknya terukur dalam beberapa tahap, pada setiap tahap tersebut harus selalu dievaluasi sesuai dengan pernyataan visi awal, apakah makin mendekati/ mendalami atau malah menjauh dari visi. Sampai pada pencapaian visi 100%.

***********************************************************************************************************************************
Beberapa tips2 dalam mengukur capaian visi:

1. Buat buku harian visi.
Berfungsi untuk menuliskan kegiatan yang telah dilakukan terkait visi. dari buku ini dapat memudahkan evaluasi capaian/ kedalaman kita terhadap visi.

2. Buat jadwal harian yang ditempel di dinding kamar/ tempat yang mudah terlihat.
Berfungsi untuk pengingat dalam mengerjakan visi setiap harinya. jadwal ini haruslah selalu diupdate setiap hari, dan setiap selesai mengerjakan jadwal tersebut langsung mencoret kegiatan yang telah dikerjakan.

3. Perlu sering-sering update info dan meninjau progress report pesaing.
Berfungsi untuk membandingkan usaha yang telah kita kerjakan dengan usaha orang lain. Terkadang kita lupa kalau ada tugas yang perlu dilakukan.

4. Perlu ada benchmark dan mentor/penasehat pribadi.
Benchmark berfungsi untuk melihat secara nyata capaian visi kita. Tidak perlu sama persis dengan benchmark, tapi yang sesuai dengan selera kita sendiri. Mentor/penasehat pribadi berfungsi untuk mendapatkan trik-trik dalam menjalankan atau mencapai visi, sekaligus memenangkan jiwa dan pikiran ketika sedang dalam tekanan.

***********************************************************************************************************************************

Brand of Yourself

Sempat kepikiran suatu hal yang terfikirkan orang lain tentang diri kita.
What’s that? It’s a Brand of Yourself

Misalnya saat karaoke, bisa pilih lagu andalan yang sesuai sama karakter suara kita. jangan pas karaoke baru buat list lagu atau nyanyiin lagu sembarangan, kan ngga enak jg di telinga org lain.. (hahaha..) Mending pilih 1-2 tapi enak didenger, puas deh nyanyiinnya, apalagi kalau dipuji bagus.. makin seneng.

Contoh playlist karaoke gw:
Glenn Fredly – Tersimpan
Kahitna – Untukmu
Dygta – Cinta Sudah Terlambat
Last Child – Pedih
Ello – Andai Selamanya

Brand of Yourself lebih bagus lagi kalau kita sendiri yang buat, hasil karya kita sendiri. Setiap orang kan punya gaya sendiri yang spesifik. Misalnya Ronaldinho punya sepatu yg dibuat sesuai dengan karakter kakinya, sehingga pas sepatu itu melekat dikaki sangat mendukung performa dan tentunya dapat meningkatkan rasa percaya dirinya di lapangan sepak bola.

Misalnya desain produk dengan hak cipta merek sendiri, buat komunitas satu visi membangun bangsa. Janganlah bangga dengan produk “murahan”, tetapi bangga akan karya terbaik hasil kerja sendiri.

Ayo! Sudah saatnya, wujudkan Brand of Yourself dan jadilah bagian dari PERUBAHAN.

Persoalan Tak Terselesaikan

Dalam menyelesaikan suatu permasalahan tiap2 orang punya caranya sendiri-sendiri. Ada yang pake gaya santai, ada yang pake gaya penuh persiapan yang matang, ada yang sangat serius mengerjakan sampai-sampai melupakan hal2 lain. Tiap orang bebas memakai cara apapun yang penting permasalahan tersebut selesai dan tidak meresahkan orang lain.


Dalam hidup pasti kita pernah melakukan kesalahan, termasuk saat tidak mengerjakan/ menyelesaikan tugas dengan baik. Hal tersebut bisa saja ada yang mengecewakan atau menyinggung perasaan orang lain. Tentunya ngga enak kan kalau mengalami hal itu. Saya sendiri pernah (sering!) merasakannya, dan perasaan itu sangat menggangu, bisa merusak mood seharian, kepikiran terus.. Menurut saya, persoalan yang belum terselesaikan harus segera diselesaikan biar bisa tenang buat ngelanjutin urusan yang lain.

Ini ada beberapa tips buat teman2 apabila menghadapi “Persoalan Tak Terselesaikan (PTT)” seperti diatas:
1. Harus berfikiran jernih, mungkin PTT itu bersumber dari kesalahan diri kita sendiri. Harus sering2 introspeksi. Jangan selalu mau menang sendiri, tanpa ngelihat persoalan secara keseluruhan. Awal mula PTT lalu membesar karena tiap individu yg terlibat didalamnya bertahan dengan pendapatnya sendiri, tidak ada yng mau mengalah.

2. Harus berani memimpin gerakan untuk memulai menyelesaikan PTT. Ketika suatu PTT dibiarkan maka akan mengakar dan menjalar kemana2, hasilnya kecurigaan satu sama lain, kurangnya kepercayaan satu sama lain, dll. terutama menyebabkan tidak tenang dan tidak pede ketika berurusan dengan orang yang tersangkut PTT itu. Cepat ambil tindakan, cepat memutuskan untuk memulai bergerak, semakin cepat PTT diselesaikan maka semakin baik.

3. Segera minta maaf bila melakukan kesalahan, apalagi bila mengecewakan/ menyinggung perasaan orang lain. Segala perbuatan baik dimasa lalu (dan dimasa datang), bisa ilang dalam sekejap bila suatu saat melakukan satu hal bodoh, tapi itu dapat sedikit terobati bila kita segera meminta maaf.

Setiap orang pasti pernah berbuat kesalahan, mungkin juga ada yang punya PTT sampai sekarang, kita mungkin tidak menyadari pernah mengecewakan orang lain, kita manusia yang tidak luput dari kesalahan, kita manusia yang tidak sempurna. Namun, seharusnya kita mengurangi segala perbuatan buruk kita dimata org lain. Mulailah berbuat baik, dan teruslah melakukan itu.

Pakai prinsip 3M:
Mulai dari diri sendiri, Mulai dimana saja, Mulai saat ini.
God Bless You 🙂

Kalah Gaya? Mati Gaya? Pake Gaya Sendiri Aja!

Hari ini ialah Blog Mister Ade tepat berumur 4 bulan dan ternyata sudah mencapai angka +40 posting juga +4000 hits 🙂 Namun, saat ini semangat menulis sudah agak kendor mengingat jadwal KP dan persiapan ujian yang makin mendekat. Walaupun itu,, spesial untuk hari ini saya menyajikan tulisan yang juga spesial. 🙂

Kalah gaya? Mati gaya? Pake gaya sendiri aja! Ya sesuai dengan judul tulisannya.. Saya ingin membahas ketika kita menyadari merasa tidak nyaman berada di suatu tempat atau kondisi dikarenakan pembawaan kita sendiri yang berbeda dari kebanyakan orang disana. Kalah gaya atau mati gaya ini bisa terjadi karena kita tidak mempersiapkan terhadap suatu kejadian yang akan terjadi, atau kita tidak siap akan kejutan yang terjadi kemudian.

Kalah gaya atau mati gaya, ketika terjadinya pada kita, akan terasa sangat mengganggu bakhan lebih parahnya menciutkan nyali dan rasa percaya diri. Seseorang yang rasa percaya dirinya menciut kemungkinan akan berdampak menjadi dua hal, antara lain: (1) Penarikan diri dari lingkungan dan mencari lingkungan nyamannya atau (2) Terpacu untuk membalas dengan berjuang untuk diterima di lingkungan itu dengan segala cara. Saya sendiri saat ini ingin mencoba pada jalur kedua.

Ketika kita kalah gaya atau mati gaya, awalnya jangan lagsung ciut dulu, jangan langsung terbawa emosi. Tetapi hadapi dengan tenang dan tetap berfikiran jernih. Pertama-tama keadaan tersebut harus tetap dikendalikan dengan menantang balik orangnya. Misal: “Ini gaya gw, gw pake gaya gw sendiri bebas dong!” Setelah keadaan agak terkendali kita mencoba melihat sekitar apakah gaya kita memang menunjukkan ketidaksiapan maka harus berbesar hati untuk berubah dan mencoba beradaptasi pelan-pelan. Ketika kita sudah dapat menguasai keadaan maka jangan sombong dan berbesar diri, kita harus tetap tenang, mengendalikan diri, dan mengingatkan yang lainnya.

Awal dari suatu keadaan kalah gaya, mati gaya, dikarenakan sikap dan pemikiran kita pada diri kita sendiri. Pupuklah selalu rasa percaya yang tinggi pada diri sendiri, selain itu dibutuhkan juga ketenangan dan pengendalian diri yang baik.

Oiya.. Terakhir: Ini gaya-Ku! Kamu? 😉

Added Value

Waktu kehidupan terus berjalan, tanpa sadar, kita tahu-tahu sudah bertambah umur, tapi apakah itu seiring dengan bertambahnya kedewasaan, keilmuan, skill, maupun kebaikan diri?

*********************************************************************************************

Seringkali kita tidak menyadari pertambahan apa yang kita punya selama berjalannya umur, padahal kita sangat menyadari pertambahan umur. Misalnya seorang anak sekolah yang berkata kepada temannya, “Ngga terasa ya waktu berjalan, tiba2 udah kelas 3 SMA aja, bentar lagi UN, tapi belum ada persiapan apa2.

Sesuatu hal tersebut ialah “Added Value” yang jika di Indonesiakan artinya Nilai Tambah. Nilai tambah berbeda-beda pada setiap orang tergantung bagamana ia memandang dirinya sendiri dan bagaimana orang lain memandang dirinya. Nilai Tambah itulah yang membedakan kelincahan dan pergaulan setiap manusia. Bagi yang memiliki nilai tambah yang mumpuni, lebih menguasai suatu permasalahan, sehingga ia pun mudah menyelesaikannya.

*********************************************************************************************

Suatu saat saya berkumpul bersama teman-teman SMA. Sudah lama sekali saya tidak bertemu mereka, sekitar 6 tahunan. Saya sendiri ingin datang pada suatu reuni SMA kami karena saya ingin membandingkan diri saya dengan teman, selain ingin membuka wawasan dengan melihat perkembangan kehidupan luar. Kemarin saya merasa seakan tidak ada perubahan apa-apa yang terlihat pada mereka, tetap sama seperti yang saya kenal saat SMA, cuma beberapa saja yang benar-benar berubah. Saya merasa mungkin mereka juga ingin “membaca kekuatan” saja dulu, jadi tidak ingin terlalu show over.

Syahrini (Dulu)


Syahrini (Sekarang)

Nilai tambah walaupun dapat tergantung bakat, hal itu bisa dipelajari. beberapa orang menyesuaikan nilai tambah diri dengan visi hidup. Misal visi hidup saya ingin membangun dan mengurusi apotek sendiri. Oleh karena itu saya harus mengembangkan nilai tambah yang berkaitan, seperti keilmuan kefarmasian, skill kefarmasian di apotek, manajemen apotek, membangun jaringan pertemanan, dll. Nilai tambah tersebut akan sangat mendukung keberhasilan pencapaian visi hidup.

*********************************************************************************************

Menurut saya setidaknya ada beberapa nilai tambah yang minimal dimiliki seorang muda Indonesia dalam perjuangannya meraih keberhasilan hidup, antara lain:
1. Keimanan dan ketaqwaan dalam beragama
2. Fokus dalam keilmuan di bidangnya
3. Skill kehidupan
4. Kepandaian dalam pergaulan
5. Kepedulian terhadap sesama dan lingkungan

Lima poin itu masih sangat umum ya, itu juga kan yang sering diulang2 di buku agama atau PPKn dulu pas jaman SD. Untuk para pembaca Blog Mister Ade, saya akan beberkan lebih dalam, antara lain:

1. Keimanan dan ketaqwaan dalam beragama
Dengan meningkatkan kegiatan spiritual dan hubungan dengan Tuhan, kita akan merasa lebih tenang dan mendapat kedamaian hati. selain meningkatkan penyadaran dan kedewasaan diri. Nilai tambahnya dapat berupa dengan lebih sering berdoa, membaca kitab suci, mengingatkan sesama yang lain, dll.

2. Fokus dalam keilmuan di bidangnya
Dengan fokus kita akan lebih ahli dalam bidang yang dipelajari dan lebih mudah menguasai. Kita pun akan terbentuk image atau pencitraan diri akan bidang tersebut. Nilai tambahnya dapat berupa dengan lebih menyisihkan waktu lebih banyak untuk belajar, membaca buku2, bertanya pada ahli, menempuh pendidikan yang lebih tinggi, dll.

Ariel (dulu)


Ariel (Sekarang)

3. Skill kehidupan
Banyak sekali skill kehidupan. Contoh kecil saja memasak nasi, makanan utama orang Indonesia, tetapi banyak diantara kita yang belum tau caranya, atau mengendarai kendaraan bermotor, dll. Untuk yang satu ini saya merasa mendapatkan nilai tambah dari teman2 saya di kampus yaitu skill “lebay”. Lebay itu diatikan mengerjakan sesuatu lebih dari yang diminta. Skill ini tidak didapatkan di tempat lain tetapi mengakar dalam diri tiap orang-orang yang hidup didalamnya. Sedikit saja orang yang memiliki skill tersebut.

Olga (Dulu Lelaki Sejati)


Olga (Sekarang Lelaki Banci) Hahahaha

4. Kepandaian dalam pergaulan
Dengan pandai bergaul kita akan mempunyai banyak teman. kenapa baik jika mempunyai banyak teman? karena dapat memberi inspirasi pada kita akan kehidupan, pengalaman dari seorang teman ialah sangat berharga bagi diri sendiri. Nilai tambahnya dapat berupa dengan lebih memperhatikan penampilan, menjaga emosi diri, menambah jaringan pertemanan, dll

Sherina (Dulu)


Sherina (Sekarang)

5. Kepedulian terhadap sesama dan lingkungan
Dengan lebih peduli akan keadaan sekitar kita menjadi lebih menyadari arti kehidupan. Nilai tambahnya dapat berupa mengajak yang lain untuk lebih menjaga lingkungan, meningkatkan rasa kebersamaan, kebersihan dan kesehatan lebih baik, dll.

Nilai tambah tidak memiliki ukuran yang pasti. Kita dituntut untuk selalu ingin mencari tahu, selalu menggali lebih dalam. Bahkan seorang profesor saja masih ingin selalu belajar. Hal ini dikarenakan perkembangan keilmuan saat ini yang serba cepat dan dalam model persaingan, siapa lebih unggul dialah yang mendapat kesempatan.

*******************************************************************************************************

Children of Them

Hari ini adalah hari 3 bulanan Blog Mister Ade, jadi saya akan menyajikan cerita spesial.

Apa sih yang menentukan sikap dan kepribadian kita sekarang? Saat ini? Apa sih yang sangat mendominasi latar belakang pemikiran dan cara pandang kita terhadap sesuatu? Percaya bahwa, Visi hidup dan cara pandang kita dibentuk dan dibangun dari kehidupan kita masa sekarang dan masa lalu.

Menurut saya sendiri yang paling mendominasi mempengaruhi tersebut ialah lingkungan terdekat dan terbaik kita. Kita sendiri lah yang memilih lingkungan mana yang sesuai dengan kepribadian dan kesukaan kita. Dimana kita di lingkungan tersebut bisa saling berinteraksi dan mendapatkan suatu pengalaman yang sangat berkesan.

My Family
Menurut saya lingkungan yang mempengaruhi pemikiran saya ialah dari lingkungan keluarga dan kuliah. Karena lingkungan itulah saya merasa paling terbaik dan terdekat dalam kehidupan saya. Tanpa keraguan saya memilih lingkungan keluarga ialah yang sangat berpengaruh. Orang tua dan kakak2 saya sangat berpengaruh membentuk diri saya sekarang. Keluarga yang berlandaskan agama, budaya, dan kekeluargaan yang erat membentuk suatu fondasi yang kokoh. Saya sendiri bertekad suatu saat membentuk juga keluarga yang demikian.

FKKers
Ya itulah saya, dan saya sangat senang menyebutnya demikian. Saya sendiri tersadar akan hal ini setelah tadi siang ikut menimbrung di obrolan teman2 sejawat. Disela-sela obrolan saya menyadari bahwa saya agak berbeda visi, pembicaraan kami berbeda arah. Itu menjadi kelemahan walaupun bisa dikatakan juga merupakan keunggulan saya. Saya menyadari bahwa perbedaan visi itu terjadi karena kita di bentuk dengan cara yang berbeda. Saya dengan cara FKK dan mereka dengan cara mereka. Hidup FKK!!

Meskipun saya berada di lingkungan baru, saya berusaha untuk tetap berpegang teguh dan kuat iman mencoba bertahan hidup dan menaklukkan kehidupan. Sekalipun saya mendengar atau mendapati perkataan negatif atau pemikiran berbeda, saya tidak perduli. Saya selalu mengutamakan mereka dan saya sangat bangga, kemana-mana saya akan membawa cerita tentang mereka. Saya ingin membuktikan bahwa pake cara didikan keluarga dan FKK, Saya Juga Bisa!!

I’m very happy and proud to be part of them
I’m The Children of Them.
🙂

Pharmacy on Air

Kalau Rene Suhardono bertanya pada saya “Apa passion kamu dalam hidup?”
Saya akan jawab POA. Tiga huruf itu merangkai suatu cerita yang luar biasa dalam hidup saya. Kalau diceritakan bisa menyaingi serial How I Met Your Mother tuh.. hehe..

Logo POA

Meskipun sebentar (kira-kira 2 tahunan lah), banyak sekali pengalaman hidup “life skill” yang saya peroleh dari organisasi ini. Mulai dari penerimaan sampai pada pensiun, mulai dari anak buah sampai direktur, mulai dari stress cari pembicara sampai ketawa bareng mantan dirut, mulai dari dikader sampai mengkader cakru, mulai dari pelaksana misi sampai perancang visi. Semua hal tersebut merangkai suatu cerita yang tak akan tergantikan dan sangat berharga dalam hidup saya.

Saya juga masih ingat saat ngobrol dengan seorang mantan dirut POA waktu itu saya tanyakan “Susah ga jadi Dirut POA?” dengan latar belakang anak2 POA yang super duper aktif dan berisik. Dan waktu itu beliau menjawab: “Tidak ada yang susah ketika kau cinta kepadanya.” Singkat, padat, dan jelas. Mantap sekali, Bung!! Kata2 itulah yang selalu menggetarkan hati saya dan selalu membangkitkan semangat saya ketika menghadapai kesulitan.

Lain kali aja ya di ceritain, buat kali ini saya akan menyajikan beberapa hal saja yang membuat saya mengingat kembali masa-masa itu. Saya sangat senang dan bangga pernah menjadi bagian dari POA. 🙂

Belum lupa yel-yel POA : Wawasan sehat untuk sehat yang berwawasan

Siaran POA Bareng Ibu Dian Syarief

Foto Bareng Citta

D' Ranch

POA 2006

POA 05-07

********************************************************************************************************************

Harus sampai Berdarah-darah

Suatu saat saya merenung tentang bagaimana dapat mencapai visi dengan cara mudah, karena selama ini saya mencapai visi saya dengan kerja keras. Kadang saya merasa iri dengan teman2 yang terlihat melakukan berbagai hal dan berhasil dalam waktu singkat, atau dapat mencapai prestasi yang bahkan terlihat tidak membutuhkan kerja yang berat.

Semua terasa begitu cepat dan sepertinya belum ada hal signifikan yang telah saya perbuat. Orang-orang pun sudah berubah, tidak ada lagi yang sama. Sampai suatu saat saya tergugah olah kata2 seorang teman yang memberi semangat, seakan mengingatkan diriku:

“Semangat deus, karena sebenernya ujian lo sudah dimulai dari sekarang“ 😀

Harus cepat sadar dan segera bertindak! Berubah sesegera mungkin karena jalan didepan akan sangat berat!! Persiapkan segala sesuatu sekarang sebelum terlambat!! Karena bila tanpa persiapan maka lambat laun kau pun akan tersisihkan.

****************************************************************************************************************************

Bagaimana harus berubah? Bagaimana langkah mempersiapkan akan masa depan?

1. Tinggalkan semua ke-nyaman-an, ke-enak-an, dan ke-nikmat-an duniawi. Karena kenyamanan berujung kehancuran, tetapi kesakitan atau ketidaknyamanan berujung pada kekuatan.

2. Berdoa kepada Tuhan. Meminta iman yang kuat, karena kekuatan iman akan selalu mendekatkan kita kepada-Nya dan menuntun kita selalu pada jalan yang tepat. (Harus punya integritas!!)

3. Berbuat kebajikan dan menghindari tindakan sikap pikiran dan kata2 yang menyakiti hati orang lain.

4. Menonton, membaca, bergaul dan mendekatkan diri dengan hal2 yang baik dan mempunyai visi yang sama yaitu yang selalu berjuang dengan terbaik.

5. Banyak cari informasi tentang visi yang akan dituju, banyak mengetahui tentang strategi dan tips2 dari yang telah pernah menempuhnya dapat memudahkan gambaran pencapaian visi dan meningkatkan rasa percaya diri.

6. Belajar, berlatih, berjuang sekeras mungkin dan “Harus Sampai Berdarah-darah”. Deep Practice x 10000 hours = World Class Skill

7. Meminta doa restu dari orang tua dan keluarga dekat.

****************************************************************************************************************************

Tuhan berkati aku dan berikan aku iman yang kuat supaya dapat menjalani semua ini dengan baik. Amin.