Mengukur Capaian Visi

Merumuskan visi ialah mudah, tapi untuk mewujudkannya bukan perkara gampang.

Suatu visi yang baik ialah yang melewati batas keinginan namum masih dapat digapai.
setiap orang punya visi yang berbeda-beda, belum tentu ukuran capaian visi kita sama dengan capaian visi orang lain. Output visi boleh sama, misalnya sama-sama lulus ujian. Namun, yang membedakannya ialah ukuran capaian visi. Seberapa jauh kita berkorban (merelakan waktu, pikiran, dan tenaga kita) untuk mencapai visi tersebut, atau dalam kata lain seberapa dalam kita terhadap visi itu.

Seorang visioner tentunya harus dapat mengukur capaian visinya, misalnya diukur dalam ukuran waktu. Ukuran capaian visi sebaiknya terukur dalam beberapa tahap, pada setiap tahap tersebut harus selalu dievaluasi sesuai dengan pernyataan visi awal, apakah makin mendekati/ mendalami atau malah menjauh dari visi. Sampai pada pencapaian visi 100%.

***********************************************************************************************************************************
Beberapa tips2 dalam mengukur capaian visi:

1. Buat buku harian visi.
Berfungsi untuk menuliskan kegiatan yang telah dilakukan terkait visi. dari buku ini dapat memudahkan evaluasi capaian/ kedalaman kita terhadap visi.

2. Buat jadwal harian yang ditempel di dinding kamar/ tempat yang mudah terlihat.
Berfungsi untuk pengingat dalam mengerjakan visi setiap harinya. jadwal ini haruslah selalu diupdate setiap hari, dan setiap selesai mengerjakan jadwal tersebut langsung mencoret kegiatan yang telah dikerjakan.

3. Perlu sering-sering update info dan meninjau progress report pesaing.
Berfungsi untuk membandingkan usaha yang telah kita kerjakan dengan usaha orang lain. Terkadang kita lupa kalau ada tugas yang perlu dilakukan.

4. Perlu ada benchmark dan mentor/penasehat pribadi.
Benchmark berfungsi untuk melihat secara nyata capaian visi kita. Tidak perlu sama persis dengan benchmark, tapi yang sesuai dengan selera kita sendiri. Mentor/penasehat pribadi berfungsi untuk mendapatkan trik-trik dalam menjalankan atau mencapai visi, sekaligus memenangkan jiwa dan pikiran ketika sedang dalam tekanan.

***********************************************************************************************************************************

About Mister Ade

Keluar dari zona nyaman

Posted on 07/08/2011, in Cerita Tentang Visi (Impian), Inspirasi Diri. Bookmark the permalink. 2 Comments.

  1. tx gan artikelnya sangat membantu tugas saya

  2. Mister Ade

    terima kasih. silahkan berkunjung lagi.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: