Visi = Impian

Ketika kamu bermain dengan konsep visi ini, sangat mudah melakukannya. Kamu cukup menuliskan visi mu didalam secarik kertas, lalu tulis misinya (beberapa langkah2 gmn kamu mencapai visi tersebut), lalu tempel di dinding kamar. Lihat catatan itu tiap hari, dan rasakan hasilnya..

Konsep visi ini sebenernya sudah sy lakukan sejak berusaha masuk ITB (visi pertama yg tercapai dgn usaha dan kerja keras sendiri). Dulu2 sih belum nyadar ttg konsep visi ini, semua berjalan seperti suatu kebiasaan saja dan tanpa berarti apa-apa. Kata2 visi ini baru muncul ke permukaan pas masa2 dirut POA, dimana harus membuat visi dan misi organisasi. Konsep visi ini kemudian saya terapkan jg di kehidupan sehari2 sy, terutama dalam hal kelulusan sarjana.

Ini visi2 ku yg sudah tercapai..
1. ITB –> masuk sekolah farmasi lalu visi berikutnya masuk ke prodi FKK
2. IP = 3,0 –> visi semester pertama di ITB (well done), namun karena waktu itu visi belum (ngga) konsisten maka di semester 2, IP itu nge-drop..
3. Jalan bareng cewek terseksi di kampus –> ini sebenernya bukan visi, masuk di obsesi, tapi gw sempat jalan lho sama doi, walau cuma sekali tapi membanggakan lah.. hehe..
4. Masuk tim utama sepakbola HMF –> 3 caps
5. Dirut POA –> FYI, POA itu adalah salah satu badan semi otonom HMF ITB yg merupakan media informasi kesehatan yang bergerak dibidang penyiaran (radio). Dari tahun ke tahun anak2 POA ialah mahasiswa paling gaul+ aktif berorganisasi+ energik+ dan cerdas akademis, alias paling keren dan populer lah.. hehe.. dan dari awal kaderisasi HMF saya pernah bilang sy pengen jadi Dirut POA, 2 tahun berjalan.. di masa2 pemilu POA, tersebutlah nama sy menjadi Dirut saat itu.. masa2 itu lah masa-masa paling menyenangkan dalam hidup sy..
6. Punya laptop, kamera digital dan VCD player sendiri –> hasil nabung, sisih2 duit kiriman ortu dan kakak, berbuah hasil jg..
7. Kirim duit papa dan mama dengan hasil penghasilan sendiri secara professional –> waktu itu diterima jadi asisten praktikum laboratorium anfisman (semester 5), trus di akhir semester dapat gaji (ini gaji pertama dalam hidup sy) trus duitnya lgsung kukirimin ke papa dan mama.. (sebenernya duitnya ku bagi 2, setengahnya buat sy sendiri.. hehe..)
8. Ikut panitia kongres IPSF ke bali –> awalnya pengen jalan2, lalu motivasinya berubah jadi kerja keras di kepanitiaan dan professional bekerja dg lingkungan internasional, pengen ngebuktiin jg klo Indonesia didunia internasional jg bisa excellent.
9. Ikut Karate ITB –> pengen keren aja. Waktu itu sangat mengidolakan jagoan Karate Jean Claude van Damme dan film Kuro Obi.
10. Piagam prestasi Dekan SF –> sy sangat mengidolakan dekan SF ITB (TG) mendengarkan penjelasan beliau sangat menggetarkan hati dan menggugah jiwa saya. Saya bertekad untuk mendapatkan piagam tersebut dan akhirnya tercapai di semester terakhir kuliah.
11. Lulus kuliah tepat waktu –> lebih tepatnya lulus kuliah kurang dari 4 tahun.. disini dimana saya bener2 memakai konsep visi. Di awal ketemu dosen pembimbing sy bilang sy pengen lulus tepat waktu, di dinding ditempel visi lulus tepat waktu, di buku TA jg ada deadline yg terjadwal dan ketat yg mengharuskan lulus sarjana tepat waktu. Dan hasilnya benar tepat waktu dengan hasil sidang lumayan bagus.. hehe
12. Aktif di organisasi muda mudi katolik –> pengen mempelajari agama sendiri lebih dalam dan bergaul dgn org2 seminat.. asik lho aktif di organisasi keagamaan. Tapi ngga terlalu berjalan dgn mulus karena jiwa akademis lebih kuat
13. Memperbaiki hubungan personal (dgn teman2 di masa lalu) –> pengen jadi orang baik aja dan pengen mulai berteman dengan banyak orang..
14. Mendaki bukit cukang kawung –> biasanya diawal atau ditengah perjalanan saya merasa tdak mampu untuk sampai diujung pendakian, tapi sy bertekad dan berkeyakinan kuat dan akhirnya sampai di pucuk bukit. Diatas bukit itu ada lapangan golf dago yang sangat indah dan hijau terbentang. Mendaki bukit cukang kawung biasanya sy lakukan seminggu sebelum mulai masa ujian (UTS ataupun UAS) karena bisa merilekskan pikiran, jiwa dan fisik saya dlm menghadapi ujian2 tersebut.

Visi2 diatas mungkin bagi banyak org bilang itu remeh, kecil itu mah, dan bisa pencapaiannya bisa lebih baik dari itu. Tiap org tentunya punya visi masing-masing, visi yang baik haruslah yang bisa terjangkau oleh kemampuan sendiri. Menentukan visi itu gampang, tapi yang sulit ialah cara kita menjalani dan meraihnya. The result is important but process through it was the most important. Proses itu lah yg mendewasakan jiwa, membentuk karakter menjadi pribadi yg tangguh. Salah satu prinsip hidup yg sy anut sampe sekarang ialah menjalani proses itu dgn cara “keluar dari zona nyaman” (ini akan dibahas di pembahasan lain).

Ini kisah dimana kita sebagai manusia berhak untuk meraih mimpi dan visi hidupnya masing2. Hanya perlu niat, usaha yang lebih, doa serta konsistensi yang kuat maka kita dapat meraihnya dengan baik. Negara kita Indonesia saat ini sering mendapat ejekan dan sering dilecehkan bangsa lain karena ketidakberdayaannya mengatasi masalah dan kurang berprestasi. Misalnya ketika kejadian final piala AFF 2010 dimana Indonesia dipermalukan di kandangnya sendiri, stadion senayan, oleh Malaysia. Sudah cukup negara kita malu, kita para pemuda punya tanggung jawab memperbaiki negara, membangun tanah air dengan visi masing2, mengumpulkan keping2 visi yang tercecer, lalu menyatukan visi itu bersama-sama. Visi itu satu: membuat Indonesia Berprestasi.

About Mister Ade

Keluar dari zona nyaman

Posted on 10/03/2011, in Cerita Tentang Visi (Impian). Bookmark the permalink. 3 Comments.

  1. Monika Oktora

    deuuussss… apa2an yg poin nomer 3 itu? iyaaaiikhhh.. bukan viis itu odong2, itu namanya absurd,hahaha..
    trus POA = paling keren dan populer, heloooww??

    kadang takut sama misi sendiri, takut ga kecapai, kalo gitu gmn de? cuma disharing2 sama aku

    • Mister Ade

      harus ada persiapan mon..
      plan a, plan b, c, d, dll..
      tapi persiapan dan matang dan usaha semaksimal mungkin di plan a

      dan bawa semua niat dan usaha dalam doa..

      apapun yang dibawa dalam doa, gw percaya akan jadi sesuatu yg baik..

  2. “Dari tahun ke tahun anak2 POA ialah mahasiswa paling gaul”
    Hah??? Kok aku gak ngerasa ya kamu paling g4vl ya Deu? Cekakakakakaaa…..!

    “Aktif di organisasi muda mudi katolik…Tapi ngga terlalu berjalan dgn mulus karena jiwa akademis lebih kuat.” –> apa2an tuh akademis lebih diutamakan dari masalah agama? Ckckck…pantesan kelakuanmu gak bener Deu…Deu.

    Ah, jahat ya aku. Ngetawain si Deus mulu. Peace ah Deu. No offense. Elunya juga sii…mancing bener buat dihina-dina. Cekakakaa…tuh kan udah mule ngakak lagi. Piss…^_^V:mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: